KUNJUNGAN INDUSTRI (KUNJIN) SMK TARUNA BHAKTI – DEPOK

Apa itu Kunjungan Industri?

Kunjungan Industri adalah sebuah kegiatan yang dilakukan siswa SMK untuk mengenalkan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja dengan mengunjungi sebuah perusahaan atau industri untuk melihat langsung gambaran pekerjaan yang kelak akan di jalani oleh siswa SMK. Di dalam Kunjungan Industri, siswa bisa mengamati dari dekat bagaimana kegiatan operasi sebuah perusahaan.

Dengan kata lain, siswa bisa mendapatkan gambaran sebuah pekerjaan di bidang kompetensi/bidang keahlian yang siswa miliki. Dengan demikian, kunjungan industri sangat penting untuk dilakukan agar siswa tidak kaget saat memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Dengan kegiatan Kunjungan Industri diharapkan siswa SMK jadi lebih mudah dalam menyesuaikan diri dengan Dunia  Industri atau Dunia Kerja. Begitu pula SMK Taruna Bhakti – Depok khusus kelas X Tahun Pelajaran 2022/2023 Kamis tanggal 24 November 2022 melaksanakan Kunjungan Industri ke Assemblr Studio, Parijs Van Java TV Bandung, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Bandung, Universitas Telkom Bandung, Unicode Creative.

 

 

Kunjungan diawali dengan pemaparan company profile perusahaan mengenai pengenalan dunia kerja. Kemudian dilanjutkan dengan melihat proses produksi secara langsung. Para peserta kunjungan industri juga bebas bertanya kepada perwakilan pihak industri mengenai proses produksi yang mereka ingin tahu.

 

 

Manfaat Kunjungan Industri

Lalu, apa saja manfaat kunjungan industri? Berikut beberapa manfaat dengan dilaksanakannya Kunjungan Industri :

1. Manfaat kunjungan industri bagi siswa SMK

  • Siswa dan guru SMK bisa melihat dan merasakan aktivitas di dunia kerja secara langsung. Tentu saja, bidang industri yang dikunjungi tersebut sesuai dengan kompetensi keahlian yang dipelajari di sekolah.
  • Siswa dan guru SMK bisa mendapatkan pelajaran berharga dari kegiatan kunjungan industri. Dengan begitu, bisa membangkitkan dan memacu semangat untuk mengasah skill, meningkatkan kompetensi, serta berprestasi di bidang terkait.
  • Tidak hanya meningkatkan kompetensi, siswa SMK juga bisa membiasakan diri dan berlatih dengan bekal kemampuan, attitude dan budaya dunia kerja.

2. Manfaat kunjungan industri bagi sekolah (SMK)

  • Bisa memicu kerja sama yang menguntungkan antara pihak sekolah dan pihak Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI).
  • Program sekolah bisa dikembangkan sesuai dengan standar dan kebutuhan industri melalui sinkronisasi kurikulum, teaching factory, proses pembelajaran, dan pengembangan sarana prasarana praktik. Artinya, sekolah melibatkan industri dalam mengembangkan kurikulum dan berbagai kegiatan lainnya.
  • Meningkatkan dan mempererat relasi antara guru SMK dengan pihak DUDI agar bisa mengembangkan kerja sama yang lebih nyata. Apalagi, biasanya dari pihak industri juga terdapat program-program yang bermanfaat seperti magang /pelatihan untuk guru-guru SMK.

3. Manfaat kunjungan industri bagi industri

  • Pihak industri menjadi lebih dikenal oleh masyarakat, terutama masyarakat di lingkungan sekolah. Dengan begitu, bisa membantu promosi produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.
  • Pihak industri bisa mendapatkan masukan yang membangun dan positif untuk meningkatkan perkembangan DUDI.
  • Pihak industri juga bisa lebih meningkatkan produk atau proses produksi melalui masukan dari pihak sekolah tersebut.
  • Memperoleh calon tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas sesuai dengan standar industri.
  • Meningkatkan citra positif DUDI, mengingat bisa berkontribusi di dunia pendidikan dalam mengembangkan kompetensi siswa SMK sesuai dengan penerapan Inpres No. 9 Tahun 2016.

 

Demikian kegiatan Kunjungan Industri yang di laksanakan SMK Taruna Bhakti tahun ini. Semoga tahun tahun berikutnya kegiatan Kunjungan Industri SMK Taruna Bhakti yang merupakan salah satu program sekolah ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak.

KUNJUNGAN INDUSTRI DI PT. AZIMUTH SOLUSI INDONESIA

Salah satu program sekolah adalah kunjungan industri, dimana setiap tempat perusahaan yang dikunjungi adalah perusahaan yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang ada di SMK Taruna Bhakti. Kali ini yang dikunjungi adalah PT. Azimuth Solusi Indonesia pada tanggal 12-13 Desember 2018.
PT Azimuth Solusi Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT Consultan. Sepak terjang perusahaan yang sudah berjalan sejak Februari 2011 ini diawali dengan membuat VSAT Lokus Autopointing System. Mulai tahun 2014, Azimuth berupaya memberikan proposisi terbaik dalam layanan bernilai tambah di bidang Teknologi. Pada tahun 2015, Sebagai bagian dari pemberdayaan bangsa, Azimuth mulai menciptakan komunitas teknologi yang cerdas di Depok, Jawa Barat. Sekarang dan seterusnya, Komunitas TIK yang disebut Keboen Coding dibentuk dan siap untuk tujuan Azimuth dalam memberdayakan sumber daya manusia yang ada di Indonesia.

Continue reading

KUNJUNGAN INDUSTRI DI JAK TV

Kunjungan Industri adalah salah satu program sekolah yang ada di SMK Taruna Bhakti. Dimana tujuan kunjungan industri ini adalah terdapatnya keseragaman langkah, kesatuan bahasa, kesamaan persepsi dan keutamaan dalam pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi keahliannya. Salah satu tempat kunjungan industri dilaksanakan di Jak TV pada tanggal 12 Desember 2018.
Jak tv adalah saluran televisi Jabodetabek yang mampu menjangkau wilayah siaran Nasional melalui perangkat satelite palapa D. Selama lebih dari 12 tahun sejak didirikan pada tahun 2005, Jak tv memiliki upaya untuk mengembangkan karakter sendiri menjadi salah satu saluran TV kompetitif yang bisa memewadahi kebutuhan akan informasi. Siaran Jak tv juga menjangkau daerah lain di Indonesia di luar Jakarta melalui  70 TV berbayar baik lokal maupun nasional dan siaran satelit. Jak tv sendiri mengusung Tagline Dari Jakarta Untuk Indonesia. Dengan Visi : Menjadi salah satu tv informasi yang terdepan, terpercaya, dinamis, inovatif, sehat dan memberi insiprasi baru bagi pembentukan pola pikir, karakter dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Dengan Misi : Memberdayakan dan mengembangkan seluruh potensi sumber daya Masyarakat menjadi satu kesatuan sinergi yang kreatif, berkesinambungan, transparan, bersih dan dilandasi oleh niat baik dan professionalisme.
                
               
 .        
 
 
 
 

PELAKSANAAN KUNJUNGAN INDUSTRI SMK TARUNA BHAKTI KE MEGASWARA

SMK Taruna Bhakti merupakan salah satu sekolah yang bertujuan untuk menciptakan siswa/i agar bisa mandiri, kreatif, inovatif dan produktif. Untuk mewujudkan hal tersebut maka setiap siswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan Program Kunjungan Industri untuk menambah pengetahuan dan wawasan mereka sesuai dengan program keahlian mereka masing-masing dan siap bersaing di dunia kerja.
Salah satu tempat yang dikunjungi oleh SMK Taruna Bhakti adalah Megaswara TV. Dimana kompetensi kejuruan yang datang adalah Broadcast dan Multimedia. Broadcast di bagian penyiarannya dan Multimedia di bagian editing. Dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2018.
Megaswara TV (pernah bernama TV Plus! pada tahun 2013-2015) merupakan stasiun televisi lokal yang mengudara di wilayah Bogordan Sukabumi dengan menggunakan frekuensi 32 UHF dari Bogor, Jawa Barat. Megaswara TV sendiri kini mulai memfokuskan diri terhadap hiburan untuk keluarga dengan suguhan tayangan yang berbeda dari stasiun televisi lain. Pada awalnya Megaswara TV mengudara di frekuensi 25 UHF, tetapi mulai tanggal 1 Juni 2015 Megaswara TV pindah ke frekuensi 32 UHF karena frekuensi 25 UHF akan digunakan oleh Kompas TV di Jakarta.




KUNJUNGAN INDUSTRI KE RADIO SILATURAHMI, JAWA POST TV dan TVRI

Kunjungan Industri ( KI ) adalah merupakan salah satu jenis kegiatan pembelajaran diluar lingkungan sekolah untuk menambah wawasan siswa dan serta untuk melihat langsung bagaimana suasana/kondisi industri yang sesuai dengan program keahlian masing-masing.
Latar belakang pelaksanaan kunjungan industri.

  1. Mengikuti kepala kemajuan teknologi yang berkembang diperusahaan / industri yang demikian pesat, sehingga siswa tidak tertinggal dan buta teknologi terkini (canggih)yang sudah diterapkan pada perusahaan / industri nasional / internasional.
  2. Menghadapi era globalisasi yang menuntut siswa memiliki SDM yang berkualitas, serta memiliki kemampuan (Skill) Dan kemampuan untuk menjadi tenaga kerja yang professional.

Manfaat kunjungan Industri.

  1. Menumbuhkan rasa percaya diri dan dorongan semangat dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) disekolah.
  2. Memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang dunia kerja yang sebenarnya pada lingkungan dunia industri.
  3. Memberikan informasi tentang  ketenaga kerjaan yang akan bermanfaat pada saat setelah siswa dinyatakan lulus dari satuan pendidikan .

Profil PT Jawa Pos TV
Jawa Pos TV adalah televisi berjaringan yang sudah mengudara sejak Agustus 2015 tersebar di 17 provinsi Indonesia disiarkan di lebih dari 34 titik pemancar Jawa Pos Group di seluruh Nusantara. jawapostv melihat Indonesia sesungguhnya dengan tayangan positif, edukatif, dan inspiratif merajut Nusantara menunjukkan besarnya Indonesia. Frekuensi channel Jawa Pos TV 60 UHF. Jawa Pos TV – Paling Indonesia
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 November 2018 dan di ikuti oleh siswa/i jurusan Multimedia dan Broadcast





 

NAMA KELOMPOK DAN NAMA PEMBIMBING KUNJUNGAN INDUSTRI SMK TARUNA BHAKTI TP. 2018/2019

Adapun tujuan diadakannya kunjungan industri ini adlaah untuk Memfasilitasi kepada para siswa SMK Taruna Bhakti untuk dapat melihat dan merasakan secara langsung tentang segala aktivitas yang diterapkan di dunia industri seprofesi, sehingga dapat mengambil pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga untuk dapat diimplementasikan selama mengikuti atau menyelenggarakan diklat atau belajar di SMK Taruna Bhakti.
Berikut Nama Kelompok dan Nama Pembimbing Kunjungan Industri :

Nama Kelompok Anggota Pembimbing Status
X TKJ 1 – 1 Yoga Efendi
Jerry Hendrawan
Awal Januar Jaman
Fadhillah Bagus Satrio
Ade Pratama Sakti
Rendi Ardianto
Ilham Jaya Kusuma
Muhamad Irfan
Jihan Nur Fauziah
Tiara Kusuma Dewi
Prasetyadi Eka Yusnanda, S.Pd
X TKJ 1 – 2 Adytia Pamungkas
Muhammad Rafli Andika
Sigit Nugroho
Fikri Abdillah
Efendi Saputra
Mochamad Ilham Maulana
Ibnu Fakhri Yaser
Shinta Astiayuanda Putri
Aprillia
Suprihatin, S.Sos
X TKJ 1 – 3 Ersa Naufal Fadhilla
Cavin Renzo Jacob Laga Bubu
Hafidz Dinillah Marsa
Muhammad Haffidz Salman
Raihan Giffari Wijanarko
Raflie Pramana Putra
Sulthan Hilmy Ibrahim Abdul Aziz
Rizki Fajar Ardyanto
Dhea Amalia
Wisma Rahayu
Lidya Rachmawati, S.Pd
X TKJ 1 – 4 Denis Andhika Ratnanto
Faris Pahlevi
Nicholas Andika Pratama
Daffa Muzaffar
Muhammad Sayyid Taqiyuddin
Askar Prayogo
Muhammad Fahri Azzis
Muhammad Fauzi Radibillah
Annisa Melinda Putri
Yuliana Putri Ananda
Surya Pratiwi, S.Pd
X TKJ 2 – 1 Aditiya Dwi Nur Ardiansyah
Bagus Achmad Hidayat
Fachri Ramadhan
Mahmudin
Muhammad Arif Shiddiq
Muhammad Haikal Ridho
Ayu Oktaviyanti
Nur Rohmah
Putri Widya Sari
Risalma Zulaika Sulistyo
Saiful Bahri, SS
X TKJ 2 – 2 Bambang Krismayadi
Naufal Athallah Syahtu
Candra Adi Kusuma
Ziadane Khairul Akbar
Bagus Setyawan
Prima Maulana Dwi Permadi
Tegar Tri Nugroho
Juhdan Dipanegara
Valencia Megananda
Octaviani Anggelina Eninta
Jumadi, S.Sos.I
X TKJ 2 – 3 Nurhairda Rizkiana
Fitri Suci
Safira Angelina Permata Ayu Swid
Jon Simontua
Mikaro Sutikno
Dimas Aditya Suwandi
Didi Kusmadi
Ihsan Surya Ramadhan
Fikri Wahyu Anugrah
Hadji Arya Putra
Anita Triana, S.Pd
X TKJ 2 – 4 Gilang Bayu Sagita
Yabes Anggara Purba
Vicky Adam
Prasetya Anggara
Muhammad Ibnu Alfarizi
Kevin Kidman Silitonga
Naufal Ahmad Mulyana
Agus Gustiana
Azis Ramndani
Lia Debby Juwita, S.Pd
X TKJ 3 – 1 Akbar Agung Komariyah
Cendyka Satria Zulfa
Faisal Amar Alfarouk
Intania Dika Sahara
Liteyo Danuar
Muhammad Seva Alfian
Mutiara Rofingi
Riko Ahmat Fauzi
Rizal Setiawan
Syahrul Ramadhan
Aniek Rochmawati, S.Pd
X TKJ 3 – 2 Ahmad Sya`ban
Al Zora Raimar
Annisa Hakim
Dolly Rizki
Erfan Yudha Nugraha
Fazhar Ananda Mulyana
Maulana Amiennur Huda
Muhammad Imam Wahyudi
Muhammad Sandy Akbar
Satrio Adi Permono
Abdul Fatah, S.E
X TKJ 3 – 3 Anggi Afrila
Efra Dwi Yoga Arditya
Fahrul Abdul Rachman Sahputra
Irma Sartika
Ivan Al Wafi Ramadhan
Royce Adel Abdullah
Rully Cpriyanto
Samuel Tommy
Tri Cahyo Nugroho
Tri Muryanto
Shova Al Marwa, S.Pd
X TKJ 3 – 4 Agis Balya Barsara
Dio Yoga Ardiansyah
Khairil Nur Ihsan
Laela Putri Fadilah
Muhamad Raehan Al Jikri
Muhammad Gilang Darma Atmadja
Pramudya Akbar
Salsabila
Tatang Hermawan
Ahmad Royhan Ilyas
Atik Solihat, S.Pd
X TKJ 4 – 1 Alexander Timotius
Bhatiar Azhari
Dharru Ridwan Fauzi
Diaz Aprilia Syachrani
Endang Sutrisna
Farah Nabila Ardani
Lia Salamah
Muhamad Sabarulloh
Reza Muti Bhayangkara
Syamsul Ma’arif, S.Pd
X TKJ 4 – 2 Ashillah Salma
Fajar Rizkyansyah
Fashl Candra Ramadhan
Helga Pujiyono
Linggar Gusti Yantori
Mohammad Farhan Yusrizal
Muhammad Syauqi Fakhri
Reza Muzirwan
Safira Nia Rahmawati
Satria Wiranto
Sugeng Santoso, S.Ag
X TKJ 4 – 3 Arya Muhammad
Faturachman Adzanri Darmawan
Felix Adhyaksa Siagian
Imam Fathur Rohim
Jonatan Simangunsong
Muhammad Naufal Ardhian Satyawan
Trene Putri Alivia
Winda Elisabeth Sianipar
Yosua Rico Fernando
Lidya Rachmawati, S.Pd
X TKJ 4 – 4 Daniel Chandra Afriano
Dzaky Abiyyu Atha Putra
Farhan Rusmana
Muhamad Rizky
Muhammad Irzzy Maulana
MUHAMMAD RAFI HAFIDZ
Nuryasin Lucky Al Hkori
Sahrul Ramadhan
Satria Wiranto
Satrio Yoga Pratama
Rosa Anggraeni, S.Pd
X RPL 1 – 1 Achmad Setiadji Nugroho
Akmal Permata Sukma
Ammar Rais Suryawan
Dian Sulistyarini
Donny Ramadhan
Fajar Junianto
Fauzan Maulana
Nina Amalia
Praditiya Maulana Yudistira
Rafi Izzatul Rizqu Faris
Rifat Khadafy
Saffa Salsabilla
Zaidan Fadhil
Novita Ambarwati, S.Pd
X RPL 1 – 2 Aliffio
Anisa
Bimo Amanta Hidayat
Fadlan Kasyfi
Fauzan Adli Firdaus
Muhammad Farras Jibran
Muhammad Rivaldi
Raid Tammam
Rizki Alfa Reza
Rizky Firmansyah
Syahdah Hamidah
Syavira Aprilianti
Maesitoh Damsik, S.Pd
X RPL 1 – 3 Abdi Maulana
Alfino Putra Laksana
Anwar Syaripudin
Chandra Putra Yunantoro
Daniel Chandra
Deva Abel Khan
Hani Fatimah
Jerry Yusuf Simbolon
Moch. David Dasilya Akbar Max Simanjutak
Muhammad Fadhillah Akbar
Nila Nur Azizah
Shakila Indah Nurhasti
Prasetyadi Eka Yusnanda, S.Pd
X RPL 2 – 1 Bimo Prasetyo Wibowo
Fariz Ferdiansyah
Fatimah Rizkiyana Nuraini
Hadi Firmansyah
Irsya Aliffio
Muhammad Alif Kurniawan
Muhammad Rafi Zadanly
Muhammad Rafii
Rayfan Tio Saputro
Rosiyana
Rosa Anggraeni, S.Pd
X RPL 2 – 2 Anisa Zahra Widyanti
Bayu Kartiko
Cici Irma Yanti
Fransisco Allagan
Ismi Septiana
Julius Ryan Listianto
Muhammad Abdul Rojak
Muhammad Syahrevi
Yasinta Fajrin
Fariz Achmad, S.Pd
X RPL 2 – 3 Burhanudin Dwi Saputra
Dhony Nurhandoko
Dony Gita Ramadhan
Hilal Rizqi Afrizal
Muhamad Anwar
Muhamad Raffhiyansyah
Muhammad Farhan
Muhammad Ramadhan Fikri
Pungki Arya Tama
Gebi Abda Mahes Multazam
X RPL 2 – 4 Adam Anugrah Pratam
Adhi Satria Banyuaji
Firhan Nur Fadhilah
Imam Afarizi Syahputra
Julian Ruben Benedict
Muhammad Daffa Bagus Muttaqin
Putri Aurellia Indriyani
Rigel Iksandy Marthana Marthana
Saddam Dermawan
Sefviana Anggraeni
IsmaWardani R., S. Pd
X MM 1 – 1 Agung Nugraha
Aisyah Nur Salsabila
Kadafy Nur Muhammad Ikshan
Muhammad Nuramdhan Alfi Syahri
Muhammad Syaifullah Ramadhan
Nur Akbar
Rafli Rizqi Ardana
Rani Aprilia
Shakila Handayani Wahyuningtias
Tiara
Umi Maemunah Al Rabiah
Zidan Asvi Afrizal
Atik Solihat, S.Pd
X MM 1 – 2 Akbar Pramudita
Bagus Bimo Pratama
Bimoza Hidayah Prawira
Dimas Nugroho
Januar Dwi Ramadhani
MUHAMMAD AIDUL AKBAR
MUHAMMAD DIMAS KURNIADI
Muhammad Faisal
Muhammad Farhan Listyanto Syahputra
Muhammad Ferdiansyah
Rendy dwi Novianto
Tubagus Rifky Purnomo
Yurenza Abdul Gofar Shanjaya
Nur Cahayati, S.Pd
X MM 1 – 3 ADIRA KANIYA
Aji Setiawan
Akmal Ilham Rahmadi
Bayu Sakti Firmansyah
Devi Triana
Dhea Nur Afifah
Dian Prihatini
Ridwan Hasan
Rizki Servo Prayoga
Rizqi Hauzan Nur Farrelly
Yulia Karunia Fadilah
Zahwa Zahirah Sakti
Syamsul Ma’arif, S.Pd
X MM 2 – 1 Achmad Fahmi Reza
Alifia Annisa
Bagas Kurniawan
Fakhriza dwi Alfian
Muhammad Raihan Alfathan Susilo
Salsyabilla Maharani
Syarifatul Afifah
Wirda Sabrina Madjid
Yulia Lestari
Fariz Achmad, S.Pd
X MM 2 – 2 Dimas Trisurya
Hafiz Syaputra
Muhammad Umar Al-Faruq
Muhammad Varrel Rahadiyan
Muhammad Zikri Ananda Rivian
Rizqi Athoillah
Sebastian Marcel Efendi
Stephen Renaldi Boynami Sinurat
Trisna Gunawan Kowanda
Zainul Ihsan
Linda Utami, M.Pd
X MM 2 – 3 Afrah
Ahmad Rayhaan Yusri
Ahmad Sayudi
Alwi Bagir Saputro
Daniel Renaldy
Elvan Putra Pratama Ramanovanda
Garnis Indriani
Kyoko Morioka
Muhammad Ilham
Shalsa Aprilia Hafni
Aniek Rochmawati, S.Pd
X MM 2 – 4 DAFI MILAN SYAPUTRA
Syaila Nadila
Agung Septianto
Muhammad Alif Rasya Raditya
Muhammad Ditto Paran Sabillah
MUHAMMAD ICHSAN MA`ARIF
Putri Marshananda
Stefanel Justin Yehuda Pasaribu
zahra Anisa Dewi
Shova Al Marwa, S.Pd
X MM 3 – 1 Adeco Aji Pratama
Ahmad Irgi Wildan Syihab
Airul Fikri
Andra Aulia Akbar
Arlando Sitepu
Bagas Prasetio Atmojo
Dimas Maulana
Muhammad Ismunandar
Viko Galuh Saputra
Widio Putra Tri Laksono
Gebi Abda Mahes Multazam
X MM 3 – 2 Dhiya Nafisa Athaya Anindya Widyadhana
Ahmad Adhin Fadhil
Aura Diah Ayu Wulandari
Bagas Budiyoso
Elsa Kartika Sari
Mutiara Dwi Safitri
Otto Wibisono
Putri Fatia
Resya Adela Zahra
Ulfah Hairani
Ana Susilowati, S.Pd
X MM 3 – 3 Daffa Adi Wisesa Pranada
Fadhlan Muhammad Rizki
Gregorius Godam Andhika Putra Marin
Intan Puspitasari
Mohamad Ikhsan Muzaqi Putra Wahyudi
Nova Arya Fitriani
Novita Ramadhani
Zaerah Bunga Suci Kinanti
Zhafran Hilmy Kurniawan
Vina Dwi Anjani
Lia Debby Juwita, S.Pd
X MM 3 – 4 Abdul Aziz
Ahmad Nashukha
Essa Keanu Prakasa
Farhan Bagas Saputra
Irvan Nurdiansyah
Muhammad Andi Saputra
Muhammad Bintang Prasetia
Syach Rechan
Vince Nicholas Dirks
Drs. Abdul Rosyid
X BRC 1 – 1 Adi Kurniawan
Adi Septian
Aditya Deva Iskandar
Aditya Warman
Dela Ayunda Suwito
Dina Julia Patricia
Ilyas Mahendra Alfiansyah
Maulidya Putri Oktomi
Muhammad Rifky Risdyawan
Noval Ramadhan Putra
Nurlaila Meutia Samsul Manaf
Rafli Fikriansyah
Tyo Ilham A Rizky
Surya Pratiwi, S.Pd
X BRC 1 – 2 Ahmad Fajri
Alvi Apriyana
Bagas Dwi Putra
Fanesia Adiansyah
Muhammad Gifari Sajad
Sabillahayaty
Shifa Nuraini Madinna Putri
Shila Natasya Djody
Silvia Cahyani
Yulia Ningsih Amelia Putri
Yusuf Adhinoto
Zelima Neya Diyanti
Maesitoh Damsik, S.Pd
X BRC 1 – 3 Angga Putra Arianto
Anzahni Ilma Fahmawati
Hilma Novira
Jerry Silsila Rizka
Kevin Reynaldi
Melda Husni Lubis
Muhamad Ilyasa Ali
Nur Afifah
Putri Mayangsofi
Rafa Azka Ardaneswary
Salwa Haniifah
Drs. Abdul Rosyid
X BRC 2 – 1 Alvin Alfranza
Aolia Dian Sapitri
Jerry
Aurellia Mesaca satyawira
Nazwa Kamilia Azzahra
Bidjan Roshal
Riecha Rahmawatie
Mayliana Sapitri
Vika Putri Handayani
Nabila Rama Diani
Muhammad Rizky Ardiansyah
Muhammad Adzka Putra
Anita Triana, S.Pd
X BRC 2 – 2 Allia Setyaningsih
Annisa Pasya Alifia
Azhar Fadillah
Daffa Alatif
Denize Adrian Vickry
Haura Fazeera
Meiza Putri Erdila
Muhammad Naufal Farras
Muhammad Rohid Al Malik
Mulyana
Mutia Kusuma Wardhani
Nizzahra Syaher
IsmaWardani R., S. Pd
X BRC 2 – 3 Agung Prasetio
Bima Alamsyah Putra Purnama
Bunga Vitariana
Cahyo Bati Susanto
Della Yuniar Danida
Dzakiyyah Lathifah
George William Edward Martua Palasa
Nova Chandra Ramadhan
octavia Nur hazizah
Putri Zaenab Khuzaimah
Rafli Haikal Akbar
Sri Rahayu
Ana Susilowati, S.Pd
X TEI – 1 Aisyah Shahila
Bayu Aji Syawalludin
Christituta Goldinanti Putri
Farhan Aziz
Intan Reza Novianti
Muhammad Adrian Maulana
M. Akmal Sugiono
Meila Medila Sari
Nisa Audry
Meita Aldilla Putri
Rahma Azalia Farsyahmi
Raka Arviandra
Muflia Dika Eridani, S.Sos
X TEI – 2 Adam Rizky Pratama
Ahmad Nurcahyo
Ainun Najib
Amalia Putri Kusumasari
Arif Wibowo
Buki Gunawan
Faiz Hamdan Firdaus
Khairan Nurcahyo Romadhoni
Syilvani Amanda
Uvi Diva Afriyanti
Yulia Agustina
Saiful Bahri, SS
X TEI – 3 Ardian Saputra
Bintang Kalbuaji
Carma Ostinsyah
Hafiz Choiri
Hilda Kranitha Yakobus
Indah Dwi Wahyuni
Muhammad Difa Mahera
Rama Nurdiansyah
Riko Ristianto
Saad Asyulami Ramadhani
Thomas Adi Firmansyah
Wisnu Saputra
Novita Ambarwati, S.Pd

 

FASTENING EXPERIENCE SMK TARUNA BHAKTI TP. 2017/2018

A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan sebuah sarana yang efektif dalam mendukung perkembangan serta peningkatan sumber daya manusia menuju ke arah yang lebih positif. Kemajuan suatu bangsa bergantung kepada sumber daya manusia yang berkualitas, dimana hal itu sangat ditentukan dengan adanya pendidikan. Seperti yang telah tertulis dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang salah satu isinya membahas mengenai pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan negara.
 
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal mempunyai peranan penting dalam proses adaptasi siswa menjadi generasi yang tidak tertinggal dalam menghadapi perkembangan teknologi. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu bentuk lembaga pendidikan formal yang dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten secara kognitif, psikomotorik, dan afektif. Pengenalan teknologi baru harus dilakukan dalam proses kegiatan belajar mengajar di SMK agar peserta didik mampu menjadi kader yang siap dalam menghadapi tantangan dunia di era teknologi.
 
Untuk mendukung hal tersebut diatas maka SMK Taruna Bhakti melaksanakan bentuk pembelajaran diluar sekolah dengan bentuk kunjungan industri. Kunjungan Industri adalah salah satu bentuk dari implementasi pendidikan Sistem ganda yang dilaksanakan guna menambah wawasan dan pengetahuan peserta didik dalam mengenal dunia industri, serta untuk memberikan pengalaman sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin). Setelah pelaksanaan kunjungan industri maka siswa diwajibkan untuk membuat laporan tentang kegiatan yang mereka lakukan di perusahaan tertentu. Bentuk laporan tersebut akan dipresentasikan dengan kelompoknya masing-masing sebagai bentuk pertanggungjawaban bahwa mereka telah selesai dalam menyelesaikan kunjungan industri. Untuk mempresentasikan hasil laporan tersebut maka diadakan kegiatan “Fastening Experience”. Fastening Experince adalah kegiatan lanjutan dari kunjungan industri untuk mempertanggungjawabkan hasil kegiatan yang telah siswa/i laksanakan. Kegiatan ini untuk membiasakan siswa untuk mempresentasikan hasil laporan yang telah dibuat masing-masing kelompok sesuai dengan jurusannya,.
 
B. Maksud dan Tujuan
Secara umum maksud dan tujuan dari kegiatan Fastening Experince  ini adalah :

  1. Melatih mental para siswa/i untuk membiasakan diri dalam mempresentasikan hasil kerja yang dilaksanakan.
  2. Berani untuk menjelaskan jenis pekerjaan yang layak dan relevan dengan program keahlian masing-masing.
  3. Menambah ilmu dan wawasan untuk berbagi kepada yang lain tentang perusahaan yang sesuai dengan program keahliannya masing-masing.
  4. Memperlihatkan dengan nyata apa yang mereka lihat diperusahaan dan apa yang mereka pelajari di sekolah
  5. Dapat menyesuaikan ilmu dan keahlian mereka dengan jenis perusahaan yang mereka lakukan kunjungan industri.

 

 

 
 
 
 
 
 
 

KUNJUNGAN INDUSTRI TP. 2017/2018


Latar Belakang Pelaksanaan Kunjungan Industri
Dalam rangka menjamin mutu hasil pendidikan, SMK Taruna Bhakti menerapkan model pendidikan yang berbasis kompetensi yang digali dari hasil akselerasi kurikulum pendidikan yang disusun sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha. Tujuannya untuk memberikan nilai tambah bagi peserta didik di SMK Taruna Bhakti agar memiliki kemampuan kompetensi profesi yang memadai.
Dengan adanya Program Kerja kunjungan Industri atau Instansi diharapkan terdapat keseragaman langkah kesatuan bahasa, kesamaan persepsi dan keutamaan dalam pekerjaan dari semua pihak sebagai sekolah yang dapat menyesuaikan dengan perkembangan industri maupun instansi kerja.

Untuk Tahun Pelajaran 2017/2018 pelaksanaan kunjungan industri berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tujuannya adalah lebih mengoptimalkan manfaat kunjungan industri bagi siswa SMK Taruna Bhakti. Dimana pelaksanaanya dibagi kelompok dimana satu kelompok terdiri dari 4 orang, kemudian waktu pelaksanaanpun pasti akan berbeda sesuai dengan kebijakan dari perusahaan yang dituju.

Adapun tujuan dari Program Kerja Kunjungan Industri ini bertujuan untuk :

  1. Memberikan pandangan dan wawasan khususnya pada Dunia Usaha dan Industri maupun Instansi pada siswa.
  2. Kerjasama dengan Dunia Usaha dan Industri, Instansi maupun Lembaga Pendidikan lainnya.
  3. Pengenalan Dunia Usaha dan Industri maupun Instansi dalam Dunia Pendidikan khususnya di SMK Taruna Bhakti Depok.
  4. Memfasilitasi kepada para siswa dan guru SMK Taruna Bhakti untuk dapat melihat dan merasakan secara langsung tentang segala aktivitas yang diterapkan di dunia industri seprofesi, sehingga dapat mengambil pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga   untuk   dapat   diimplementasikan   selama   mengikuti   /menyelenggarakan   diklat di SMK Taruna Bhakti.
  5. Membuka cakrawala berpikir para siswa sehingga diharapkan dapat mengambil pelajaran positif tentang bagaimana cara membentuk sikap dan tingkah laku serta kedisplinan   kerja   sebagai   seorang siswa   yang   berkualiats   sehingga setelah lulus mengikuti diklat di SMK Taruna Bhakti dapat segera terserap didunia kerja.